DKP Sulbar Genjot Kapasitas Pengolah dan Pemasar Ikan di Makassar

TELEGRAPH.ID, MAKASSAR – Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat ajak puluhan pelaku pengolah dan pemasar ikan di Sulbar studi banding ke Makassar. Sulsel.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai dari tanggal 25 sampai 28 November 2020. Ada dua perusahaan yang dikunjungi yaitu CV. Prima Indo Tuna di Jalan Dr. Ir. Sutami Tamalanrea dan CV. Eltishah UKM/P2MKP Jalan Borong Raya, Makassar.

Kepala bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Sulbar, Hj. Ashfiani Tashan mengatakan, tujuan studi banding ini untuk menambah wawasan sekaligus menggenjot kapasitas pelaku usaha, utamanya tentang pengolahan dan pemasar ikan.

“Kegiatan ini kami lakukan supaya terbuka mindsetnya pengolah dan pemasar,  seperti apa pengolahan ikan itu supaya aman dikonsumsi. Aman dari pengambilan ikan sampai proses pengolahan ikan. Supaya pemahaman seperti pengolahan ikan tuna kian beragam, bisa jadi bahan hamburger, otak-otak dan banyak turunannya,” bebernya. Jumat (27/11/ 2020).

Ashfiani berharap dengan kunjungan ini diharapkan Sulawesi Barat punya pengelolaan ikan dan mampu menembus pasar ekspor. Olehnya itu ia juga menyampaikan kepada peserta tidak hanya terpaku untuk memasarkan saja ikan, tapi ada inovatif.

Apalagi kata Ashfiani, potensi ikan tuna di Sulbar sangat besar. Sayang kalau potensi itu tidak terkelola dengan baik. Ia berharap di Sulbar lahir industri pengolahan ikan sendiri.

“Harapanya kedepan Iya mudah-mudahan Sulbar mempunyai industri perikanan sendiri,” kata Ashfiani.

“Bagi pemasar tidak hanya memasarkan saja ikan tetapi dia harus memperhatikan tingkat sanitasi dan higenis ikan, harus betul-betul di jaga heginitasnya, kesehatannya kebersihan ikan itu sendiri sebelum sampai ke tangan konsumen,” pungkasnya.

(ILU/EDO)

DKP Sulbar
Comments (0)
Add Comment