DWP Sulbar Sinergi dengan Sejumlah Organisasi Perempuan Peringati Hari Ibu ke-94 Tahun

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat, bersinergi dengan sejumlah organisasi perempuan memperingati Hari Ibu ke-94 tahun 2022 tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

Peringatan Hari Ibu ke-94 tahun 2022 tingkat provinsi Sulbar dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya ; Indonesia Maju”, dirangkaikan dengan sejumla kegiatan dengan inisiator penyelenggara berbeda pula.

Baca Juga Lomba Pidato Bahasa Inggris, Upaya DWP Sulbar Siapkan Generasi Global

Dimulai dengan senam bersama dan lomba kasti pada Jumat (16/12) oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sulawesi Barat.

Ziarah Taman Makam Pahlawan Pattiddi (17/12) oleh Bhayangkari Polda Sulbar, Persit Kartika Chandra Kirana Korem 142 Tatag dan Jalasenastri Sulbar.

Kemudian Bazar Produk UMKM dan Pangan Murah oleh Dinas Perindagkop Sulbar, Dinas P3AP2KB Sulbar, Dinas Ketahanan Pangan bersama Unit DWP-nya turun langsung melayani pembeli , serta puncak PHI pada Senin (19/12/2022) yang diisiani oleh TP PKK Sulbar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Ketua DWP Sulbar, Prof, Dr Hj Kartini Hanafi Idris, menilai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu tersebut mampu menyatukan energy positif seluruh organsiasi Perempuan di Sulawesi Barat dalam meneguhkan komitmen untuk merekonstruksi nilai-nilai terbaik dalam mewujudkan pembangunan yang maksimal di Bumi Malaqbiq.

“DWP terlibat di semua rangkaian PHI tahun 2022. Ini sebagai bukti bahwa DWP Sulbar senatiasa hadir untuk mengawal dan turut serta dalam setiap isu pembangunan, termasuk meningkatkan peran perempuan, peran Ibu dalam menjaga keberlanjutan pembangunan,” ujar Kartini.

Guru besar Fakultas Ekonomi UNHAS Makassar tersebut menambahkan, Perempuan berdaya; Indonesia Maju adalah tema PHI tahun ini adalah proses yang setiap tahapannya tidak dapat dipisahkan.

“Memberdayakan perempuan dengan usaha kreatif menjadi pilihan di tengah gencaran industry 4.0 agar perempuan cepat setara dan cepat dalam pemulihan bencana pandemi dan gempa bumi Sulbar, maka kewirausahaan menjadi salah satu solusinya,” tuturnya.

Lanjut Prof Kartini, PHI tahun ini membawa 4 isu besar yakni Perempuan dan kewirausahaan, Perempuan dan Digitalisasi, Perempuan dan kepemimpinan serta perempuan yang terlindungi dan berdaya.

“Dari keempat isu tersebut maka tiga diantaranya sangat mengena dengan kondisi Sulbar saat ini. Oleh Karena itu, seluruh Ibu di Sulawesi Barat dapat menjalankan perannya dengan maksimal sehingga kondisi Sulbar akibat pandemic dan Gempa dapat pulih lebih cepat lagi,” ucapnya.

Dia meyakini Sulbar bisa pulih dua kali lebih cepat jika seluruh unsur dan elemen mampu merespon isu tersebut dengan baik.

“Pastinya bahwa dengan kewirausahaan maka Ibu dapat mandiri secara ekonomi dan kemandirian tersebut melalui dengan manajemen dan teknologi yang lebih canggih serta kreativitas dan inovasi yang secara massif dapat tersebar dengan pendekatan digitalisasi,” katanya.

Lalu, tambah Kartini, perempuan yang terlindungi dan berdaya harus disertai dengan komitmen Pemda dalam menyiapkan sejumlah regulasi dan capaian Indikator Kinerja Kunci.

Baca Juga Peringati HUT ke-23, DWP Sulbar Diharapkan Jadi Pionir Penggerak Keluarga Demi Masa Depan Generasi

“Isu stunting dan pernikahan usia anak telah menyisahkan PR terberat bagi kita semua. Pastinya saya yakin bahwa untuk menjaga keberlangsungan pembangunan Sulawesi Barat maka semua perempuan, semua Ibu harus bisa melek atas semua fasilitas hidupnya dan menjadikan itu sebagai media dalam berkomunikasi dan informasi, dengan adanya nilai tambah maka pasti Sulawesi Barat dapat bangkit dua kali lebih kuat,” tuturnya.(*)

DWP SulbarHari Ibu ke-94 TahunKetua DWP Provinsi Sulbar Hj Kartini IdrisSulawesi Barat
Comments (0)
Add Comment