TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Bupati Kabupaten Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, SDM merupakan unsur terpenting dalam sebuah organisasi. Itu pula yang mendasari pengembangan SDM tertuang di dalam visi-misinya.
Namun, tantangan berat dihadapi diawal ia dan pasangannya Ado Masud menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mamuju. Seperti belum adanya penyusunan rencana kebutuhan pengembangan kompetensi berdasarkan analisis kebutuhan diklat. Refocusing anggaran akibat pandemi covid-19 menyebabkan pos-pos anggaran harus menyesuaikan serta bencana alam gempa bumi pada tanggal 15 januari 2021.
Meski dengan kompleksitas persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju berkomitmen melakukan berbagai langkah dalam upaya pengembangan SDM, salah satunya melalui intervensi program dan anggaran yang terus ditingkatkan, terhitung tahun 2022 hingga 2024 dengan kenaikan pagu sekitar 485 persen dari tahun 2021.
Rencananya, optimalisasi kegiatan tidak hanya akan menyasar internal SDM birokrasi, namun juga akan menyentuh masyarakat dan dunia usaha melalui berbagai kegiatan pengembangan, seperti bimbingan teknis, workshop, hingga pelatihan-pelatihan dan lainnya yang ditargetkan akan semakin meningkatkan kualitas SDM secara menyeluruh di kabupaten Mamuju.(Adv/Diskominfosandi)