Program Padat Karya Produktif, Cara Pemrov Sulbar Bangkitkan Ekonomi Warga di Tengah Pandemi

TELEGRAPH.ID, POLMAN — Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) dan rombongan tinjau program bantuan padat karya yang dikucurkan ke Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Minggu (10/1/2021).

Pemprov Sulbar melalui Dinas Tenaga Kerja Daerah, menyalurkan tiga paket bantuan padat karya di Desa Kuajang, Polman, yakni padat karya produktif ayam kampung petelur dan ayam bras petelur dan satu padat karya infrastruktur jalan tani.

Padat karya produktif dikelolah warga secara berkelompok.

Gubernur bersama rombongan terdiri dari Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD juga melihat progres bantuan padat karya yang dikucurkan ke Desa Amola, Kecamatan Binuang, Polman.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengungkapkan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 15 miliar tahun ini memang masih difokuskan pada pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19.

“Saya datang bersama rombongan para Forkopimda untuk melihat apa yang kira-kira dapat saya bantukan untuk selanjutnya. Karena selama pandemi ini sangat banyak warga yang terdampak secara ekonomi,”kata Ali Baal Masdar.

Ali Baal berharap bantuan yang sudah dikucurkan pemerintah provinsi benar-benar dikerjakan dengan baik masyarakat melalui kelompok tani untuk meningkatkan ekonomi.

“Pemerintah akan terus mensupport dengan memberikan stimulus kepada kepada warga supaya ada gairah untuk terus bangkit. Semangat untuk berbuat harus terus tumbuh meskipun di masa pandemi,”ujarnya.

Dia berencana berencana mengucurkan program Marasa ke Desa Kuajang dan melanjutkan program padat karya produktif yang sudah berjalan saat ini.

“Tapi masyarakat harus tetap terus berpikir maju, berpikir untuk selalu berbuat yang produktif apalagi di masa pandemi ini,”ucapnya.

Salah seorang ketua kelompok tani penerima bantuan padat karya dari pemerintah provinsi, Umar, sangat bersyukur. Menurutnya sangat bermanfaat dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Ayam petelur ini kami kerjakan dalam bentuk kelompok. Kemudian padat karya jalaa tani, kebun yang dulunya tidak dapat dilalu kendaraan sekarang sudah bisa, dan memudahkan masyarakat, karena motor sudah bisa dari kebun ke kebun,”katanya.

Sementara itu, Kadis Tenaga Kerja Bahtiar HS mengatakan untuk tahun ini bantuan padat karya yang diarahkan ke Kabupaten Polman ada 67 paket, tiga diantarnya berada di Desa Kuajang.(red/dih).

Gubernur Sulbar Ali Baal MasdarPemprov SulbarpolmanProgram Padat Karya
Comments (0)
Add Comment