Media Platform Baru Sulawesi Barat

PPPKI Harap Pertanian Alami Jadikan Petani Berdaulat

0 160

TELEGRAPH.ID, POLMAN – Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Penerus Perjuangan Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPP-KI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) lakukan pertemuan dengan sejumlah pegiat pertanian alami. Rabu (17/7/2019.)

Pertemuan yang digelar di Kompleks BTN Marwah Grand Land Polewali itu, dihadiri Ketua Dewan Koordinasi Nasional (DKN) PPPKI, Usman Sadikin dan Dewan Koordinasi Cabang PPP KI Se-Sulselbar.

Ketua DKN PPPKI Usman Sadikin menyampaikan, sektor pertanian sebagai basis ekonomi masyarakat mesti dikelola menggunakan cara-cara alami demi merawat tanah dan air sebagai sumber kehidupan.

Lebih lanjut Usman Sadikin mengatakan, pengetahuan mengenai pertanian alami sudah harus ditingkatkan.

“Skill pengetahuanya, lalu kita mencoba keluar dari dilematis persoalan pertanian nasional kita, yang didalamnya tersandar oleh beberapa hal, yaitu tentang pemodal yang mengeksploitasi petani, yang membuat pupuk dan racun dan jaringan pemasaran,” paparnya.

Meskipun begitu, Usman mengingatkan pentingnya keberlanjutan pertanian alami sebagai sebuah gerakan dalam melawan penguasaan pemodal. Petani yang berdaulat adalah mimpi yang harus diwujudkan.

“Kita mau usahakan supaya petani mandiri dalam artian merdeka, sehingga kedepan petani bisa menentukan jalan hidupnya sendiri,” harapnya.

Usman menambahkan, PPPKI secara kelembagaan sudah melakukan pelatihan diberbagai provinsi yang ada di Indonesia, dengan mengajarkan kepada petani mengelola lahan dengan sistem pertanian alami berbasis desa.

“Karena setiap desa beda tanahnya, alamnya dan itu harus disesuaikan,” ungkapnya.

“Saya berharap di Sulawesi Barat ini, terutama di Polewali Mandar ada sebuah tempat atau lahan sebagai pusat kegiatan tani alami yang bisa dijadikan ruang belajar bersama, sharing pengalaman antar kelompok pelaku petani alami,” tutupnya.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lahir (Harla) DKW PPP-KI Sulbar ke 7.

(Alam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.