TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri Aras, menerima piagam tanda penghargaan berupa Lencana Panca Warsa II atas pengabdian dan kesetiaannya dalam Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan Apel Besar Gerakan Pramuka Sulawesi Barat yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2026).
Apel besar tersebut dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, selaku pembina apel. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepramukaan sekaligus mendorong peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, dan berintegritas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto, serta unsur terkait lainnya.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri Aras, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mendukung pengembangan Gerakan Pramuka di Sulawesi Barat. Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dan gotong royong.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berkontribusi dalam mendukung Gerakan Pramuka. Saya berharap Pramuka semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat St. Suraidah Suhardi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Barat atas dukungan terhadap pelaksanaan Apel Besar Pramuka tingkat Kwarda. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Kwarda yang telah direncanakan dan kini dapat terlaksana dengan baik.
“Ke depan, kami ingin memberikan kesempatan kepada masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan apel besar Pramuka secara bergiliran. Dengan demikian, masyarakat di daerah juga dapat merasakan kehadiran Gubernur melalui kegiatan kepramukaan,” ungkap Suraidah.
Melalui kesempatan itu, Suraidah mengimbau sekolah, gugus depan, dan satuan karya (Saka) agar semakin mengaktifkan kegiatan kepramukaan, termasuk Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana penting untuk membina karakter peserta didik melalui aktivitas yang positif, terarah, dan berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh sekolah, gugus depan, dan satuan karya dapat menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara aktif dan berkelanjutan. Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Melalui Apel Besar Gerakan Pramuka ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan jajaran Gerakan Pramuka semakin kuat dalam mendukung pembinaan generasi muda serta memperluas manfaat kegiatan kepramukaan bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
