Media Platform Baru Sulawesi Barat

PMII Mamuju Peringati Maulid dan Temu Alumni

0 621

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturrahim keder, Alumni PMII. Bertemakan “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah Demi Kebaikan Dunia Akhirat”. Kamis (3/12/2020).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pemuda Mamuju. Menghadirkan langsung Pimpinan Pondok Pesantren At-Tahiriyah An-Nahdiyah Kalukku Kiyai Muda Ahmad Multazam, selaku pembawa hikmah maulid.

Ketua PC. PMII Mamuju, Muhammad Hasanal Martullah mengatakan, dalam kegiatan ini tentunya ada pencapaian yang ingin diraih, semangat berkompetisi dijajaran komisariat yang ada di Mamuju harus diapresiasi.

“Dengan adanya kegiatan ini, sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi Mauhammad SAW, juga memotivasi adik-adik berlomba dalam pembutan tiri antar komisariat yang ada di Mamuju”. ujarnya

Hassanal juga menambahkan, pada kegiatan ini tentunya ada keinginan untuk menjalin hubungan emosional sesama alumni sampai anggota dan juga meneladani sifat keteladanan Rasulullah.

“Pada kegiatan ini kita mau akan terjalin kekompakan di kalangan para alumni, kader maupun anggota, dan bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, ” tambahnya

sementara itu, Ketua II Bidang Keagamaan, Ramadhan, A, mengatakan, dalam kegiatan memperingati maulid nabi Muhammad SAW yang diselenggarajan oleh PMII Mamuju ada beberapa komisariat yang terlibat langsung untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Beberapa komisariat dilibatkan langsung guna ikut serta menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari dekorasi gedung sampai kelengkapan tiri. Adapun komisariat yang terlibat yakni Komisariat Universitas Tomakaka, Poltekes, STIE, Stikes Patimah, dan komisariat persiapan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhari  Mamuju,” tuturnya.

Kiyai Muda Ahmad Multazam mengatakan, kembali menggelar maulid sebagai bentuk kerinduan kita pada baginda Rasullullah SAW.

“Kita melaksanakan maulid adalah menanamkan kerinduan dan kecintaan rasulullah SAW, dan bagaimana mengekspresikan bentuk cinta kasih sayang kepada Rasullullah SAW. Salah satu contohnya adalah dalam bentuk hiasan telur pada malam ini, guna mengingat di hari-hari selanjutnya mengenai perayaan kelahiran, tempat, dan peristiwa yang dialami langsung oleh Nabi Muhammad SAW”. Ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Attahiriyah An-Nahdiyah Kalukku.

Laporan: Nur

Leave A Reply

Your email address will not be published.