Media Platform Baru Sulawesi Barat

Assement ASN Pemprov Sulbar, Ir Supandi: Agar Posisinya Pas dengan Karakter Pejabatnya

0 18

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Sebanyak 190 Pejabat Eselon II dan Eselon III Pemprov Sulbar mengikuti Assesment, di Rujab Gubernur Sulbar, Kamis 21 Juli 2022.

Sesuai jadwal, pelaksanaan assement berlangsung mulai tanggal 21-23 Juli 2022

Hal itu sebagai tindaklanjut atas rencana Penjabat Gubernur Sulbar melakukan pembenahan SDM di lingkup Pemprov Sulbar.

Ketua Tim Assesment, Ir Supandi menyampaikan, assesment dilakukan dalam rangka Pemetaan Pejabat di Lingkup Pemprov Sulbar.

Ketua Tim Assesment, Ir Supandi

Dijelaskan pentingya mengikuti assesment guna menemukan kesesuaian antara keilmuan dan keahlian para pejabat.

“Dengan melakukan assesment ini, itu menjadi ukuran bahwa dia (pejabat) itu sudah pas disitu (jabatan/posisi),” terang Supandi, ditemui di Rujab Gubernur Sulbar.

Sebab, lanjut Supandi, terdapat pula pejabat yang memiliki kepintaran namun tidak pas dengan jabatannya saat ini. Karenanya perlu melakukan pemetaan.

“Keberhasilan seorang pemimpin itu harus sesuai karakternya, keahliannya. Supir Bus beda dengan supir kendaraan kecil. itu Karena memerlukan spesialis,” tutur Supandi.

Dia pun mengharapkan para pejabat yang mengikuti assesment tidak berpikir bahwa nantinya akan tidak difungsikan.

Sebab kata dia assesment bukannya ujian, melainkan penyesuaian karakter pejabat dan jabatan yang akan ditempati.

“Bukan baik atau tidak baik, lulus atau tidak lulus karena ini bukan ujian tapi lebih kepada sesuai nggak, kalau kurang sesuai perlu di improve tapi kalau misalnya orangnya pintar tapi punya karakter kurang bagus nah ini perlu treatment berikutnya. Jadi bukan dimasukkan ke dalam kelompok yang tidak berfungsi,” pungkasnya.

Hingga hari pertama pelaksanaan assesmentsudah 72 pejabat mengikuti wawancara dan Tes Wawasan Kebangsaan.

Assesmentmasih berlanjut keesokan harinya, Jumat 22 Juli.

Sebelumnya Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik mengatakan, penempatan ASN Pemprov Sulbar belum berbasis kompetensi sehingga perlu melakukan assesment.

“Assesment ini untuk melihat kompetensi dengan begitu kita bisa menghadirkan pemerintahan yang efektif,” terang Akmal. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.