TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membuka kegiatan Pemusatan Pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulbar Tahun 2026 di Wisma Malaqbi, Mamuju, Selasa, 4 Agustus 2026.
Pembukaan kegiatan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulbar, Amir Dado, yang mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana.
Dalam sambutannya, Amir Dado menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pemusatan pembinaan yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulbar.
“Atas nama Pemprov Sulbar, kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pemusatan pembinaan ini. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan putra-putri terbaik Sulbar yang akan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” ujar Amir Dado.
Ia mengatakan, para peserta yang mengikuti pembinaan merupakan hasil seleksi ketat, objektif, dan transparan dari seluruh kabupaten di Sulbar. Karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar bertugas menaikkan dan menurunkan Sang Merah Putih, tetapi juga mengemban amanah sebagai generasi muda yang memiliki disiplin, integritas, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme yang tinggi.
“Menjadi bagian dari Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kalian adalah teladan bagi generasi muda Sulbar,” katanya.
Selama mengikuti pemusatan pembinaan, para calon Paskibraka akan mendapatkan pembinaan fisik, mental, karakter, serta wawasan kebangsaan dari para pelatih berpengalaman.
Amir Dado berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, serta mematuhi seluruh arahan dari pelatih dan pamong.
“Serap setiap ilmu yang diberikan. Jadikan momentum ini sebagai proses menempa diri menjadi generasi muda Sulawesi Barat yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap memimpin masa depan bangsa,” pungkas Amir Dado.
Ia juga menitipkan amanah kepada seluruh pelatih, panitia, dan tim pendukung agar membimbing para peserta dengan pendekatan yang edukatif, humanis, namun tetap tegas dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan.
Melalui pemusatan pembinaan ini, diharapkan para calon Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulbar dengan sukses, sekaligus menjadi generasi penerus yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.(Rls)
