Media Platform Baru Sulawesi Barat

PT Unggul Salurkan Ribuan APD untuk Penanganan Covid-19 di Sulbar

0 333

TELEGRAPH.ID, MAMUJU — PT Unggul Widya Teknologi Lestari dan PT Manakarra Unggul Lestari salurkan 2.000 picis bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan virus corona di Provinsi Sulawesi Barat, Senin (11/5/2020).

Selain 2.000 picis APD perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Sulbar itu juga serahkan 12.500 picis masker dan 12.500 picis sarung tangan untuk tenaga medis.

Adapun rincian bantuannya 500 picis APD, 2.500 masker dan 2.500 sarung tangan diserahkan ke Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Barat diterima langsung Kepala BPBD Darno Majid.

Kemudian Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu masing-masing 400 picis APD, 2.500 picis masker dan 2.500 picis sarung tangan.

Selain itu juga diserahkan kepada Unit Kesehatan Nusa Indah Baras sebanyak 300 picis APD, 2.500 masker dan 2.500 sarung tangan.

Senior Manager PT Unggul Widya Teknologi Lestari, Ir H Arifin yang menyerahkan bantuan mengatakan sejak pandemi Covid-19 merebak di Sulawesi Barat PT Unggul Widya Teknologi Lestari sudah berniat membantu para medis dan relawan medis berupa APD, masker dan sarung tangan.

“Saat awal-awal pandemi alat ini sulit kami dapatkan dalam jumlah banyak maka harus dipesan jauh-jauh hari. Alhamdillah pesanan sudah ada sehingga kami distribusikan hari ini kepada Pemda. Pemdalah yang akan distribusi kepada tenaga media di rumah sakit,”kata Ir Arifi kepada Telegrap.id.

Kepala BPBD Sulbar Darno Majid selaku pelaksana kebencaan yang menerima bantuan itu menyampaikan terima kasih kepada PT Unggul Widya Teknologi Lestari atas perhatiannya merespon kondisi di Sulawesi Barat.

“APD ini memang sangat kita butuhkan. Apalagi makin hari juga pasien selalu bertambah,”kata Darno kepada Tribun.

Dia mengatakan APD tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk didistribusikan ke Rumah Sakit Regional dan RSUD di kabupaten.

“Karena Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu sudah ada, kemungkinan kita akan serahkan ke Mamasa, Polman dan Majene,”ujarnya.

Ia berharap perusahaan swasta maupun BUMN yang lain di Sulbar dapat melakukan hal yang sama. Tak mesti dalam bantuk APD tapi bisa bentuk sembako untuk masyarakat kurang mampu.

“Karena kita perlu bantuan seperti jaringan pengaman sosial yang bisa menyentuh langsung masyarakat,”tuturnya.(dih/red).


Leave A Reply

Your email address will not be published.