TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju melaksanakan survei lokasi sentra kakao di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Jumat 24 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut kunjungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026.
Kegiatan survei dilaksanakan sesuai arahan Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muh Faizal Thamrin, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong. Survei dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sentra kakao yang akan menjadi salah satu titik kunjungan Bappenas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju, Andi Iwan Sumantri, beserta jajaran staf, Kepala Desa Pammulukang, serta Ketua Kelompok Tani Tajang Pamase Muhajir beserta anggotanya yang menjadi pengelola kawasan sentra kakao.
Agustina Palimbong menyampaikan bahwa survei ini bertujuan memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi telah siap sebelum kunjungan Bappenas. Menurutnya, sentra kakao di Desa Pammulukang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu kawasan unggulan perkebunan kakao di Sulawesi Barat.
“Kami ingin memastikan lokasi yang akan dikunjungi telah siap dengan baik, baik dari sisi kondisi lapangan maupun informasi yang akan disampaikan. Kunjungan Bappenas ini menjadi momentum untuk menunjukkan potensi kakao Sulawesi Barat sekaligus mendorong dukungan pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kakao,” ujar Agustina.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat berharap kunjungan Bappenas dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sentra kakao di daerah, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah, serta kesejahteraan petani kakao, sejalan dengan upaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Barat sebagaimana dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
