Media Platform Baru Sulawesi Barat

Serahkan Bantuan Sosial 2021: Gubernur Sulbar: Terima Kasih Pemerintah Pusat

0 17


TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, serahkan Bantuan Sosial Tahun 2021 secara simbolis.

“Terima kasih kami ucapkan atas segala perhatian Pemerintah pusat terhadap Provinsi Sulawesi Barat karena banyaknya bantuan yang dikucurkan baik berupa bantuan PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai serra bantuan sosial tunai guna penanganan bencana pandemi Covid-19,” kata Ali Baal usia serahkan bantuan di lantai IV kantor Gubernur, Senin (4/1/2021).

Penyerahan bantuan yang dilakukan gubernur menindak lanjuti penyerahan serentak se-Indonesia dilakukan secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo.

Provinsi Sulbar di tahun 2020, kata Ali Baal, telah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai sembako 102.537 keluarga penerima manfaat ( KPM ). Kemudian penerima bantuan sosial tunai (BST) 76.000 KPM.

“Kami berharap program ini dapat berjalan maksimal atas kerjasama seluruh elemen bangsa semoga pandemi segera berakhir dan masyarakat menjadi lebih, Mandiri, Cerdas dan Sehat,”ujarnya.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat prasejahtera apalagi menghadapi pandemi Covid-19 yang belum redah.

Disampaikan Presiden, terdapat tiga jenis bantuan yang diluncurkan oleh pemerintah yaitu, PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Dalam APBN 2021 pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp110 triliun untuk seluruh penerima dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,”kata Presiden Jokowi dalam sambutannya lewat virtual.

Jokowi berharap, bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi Covid-19. Juga menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi, memperkuat daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik.

Menteri Sosial , Tri Rismaharini menyampaikan, PKH ditargetkan menyasar 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp28,7 triliun.

Penyaluran dilakukan dalam empat tahap yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober melalui bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Sementara, sasaran BPNT/Kartu Sembako target pertama adalah 18,8 juta keluarga, masing-masing mendapatkan Rp 200 ribu setiap bulannya. Dengan target anggaran sebesar Rp42,5 triliun. Penyaluran juga dilakukan oleh bank Himbara.

Adapun BST menyasar 10 juta keluarga, masing-masing mendapatkan Rp300 ribu selama empat bulan dari bulan Januari sampai April. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Total anggaran untuk program ini adalah Rp12 triliun.

Bagi penerima bantuan yang sakit atau penyandang disabilitas, maka bantuan tersebut akan diantar langsung ke tempat tinggal masing-masing oleh petugas dari bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.

“Guna pemanfaatan yang bijak dan tepat, untuk bantuan tersebut kami memberikan arahan penggunaan bantuan yang akan kami sampaikan baik melalui publikasi leaflet, sosialisasi, maupun edukasi, yang disampaikan oleh petugas bank maupun PT Pos,”tutur mantan Walikota Surabaya itu. (red/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.