Media Platform Baru Sulawesi Barat

DPRD Sulbar Akan Kawal Aspirasi Alinasi Petani Sawit hingga Terkait Penentuan Harga TBS

0 194

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) akan mengawal aspirasi alinasi petani sawit terkait penentuan harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Sulbar.

Aliansi Petani Sawit Sulbar rapat dengan pendapat dengan DPRD Sulbar usai orasi di depan kantor DPRD penentut keterbukaan penentuan harga TBS, Selasa (15/2/2022).

Ketua Komisi II DPRD Sulbar Sukri Umar, menerima langsung aspirasi para demonstran di rumah aspirasi kantor DPRD.

Sukri Umar mengatakan, pihaknya akan mengawal tuntutan demonstran hingga penentuan harga TBS.

“Aspirasi masyarakat atau petani sawit akan kita kawal, hingga ke rapat penentuan harga TBS yang akan dilaksanakan Dinas Perkebunan,” kata politisi Demokrat itu.

Di tempat yang sama Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulbar Hatta Kainang menyampaikan bahwa DPRD sementara akan membahas Ranperda Tata Kelola Komoditi Perkebunan.

“Nanti akan diatur juga soal kewajiban menyerahkan Invoice dari perusahaan. Serta meminta kepada Dinas Perkebunan agar segera menyelesaikan pertanyaan petani terkait harga TBS dan minyak goreng,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekertaris DPW APKASINDO Perjuangan, Andi Tahmid menyampaikan, petani sawit  berharap agar pemerintah bisa menetapkan harga TBS sesuai harga yang berlaku saat ini.

Selain itu, meminta pemerintah untuk mensubsidi harga minyak goreng  untuk masyarakat agar tidak mahal di pasaran.

“Kami juga berharap DPRD Sulbar ikut mendorong Permendag No 6 tahun 2022 segera dicabut dan direvisi ulang dengan membuat konsistensi atau komitmen agar tidak membenturkan antara petani sawit dengan konsumen minyak goreng yang menjadi polemik di masyarakat,” ujarnya.

Dan juga menyampaikan agar DPRD Sulbar menolak melakukan penetapan harga TBS ketika perusahaan tidak menyerahkan dokumen penjualan (INVOICE) dalam setiap penetapan sesuai regulasi Permentan No 1 tahun 2018 pada pasal 17.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.