Media Platform Baru Sulawesi Barat

Ketua DPRD Sulbar: Penanganan Stunting Harus Dimulai dari Pendampingan Catin Lewat Kolaborasi dengan KUA

0 101

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Ketua DPRD Sulawesi Barat Hj Sitti Suraidah Suhardi bersama Pj Gubernur Prof Zudah Arif Fakchrulloh audiance dengan Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo di Jakarta, Senin (12/6/2023).

Suraidah mengatakan audiance tersebut membahas percepatan penanganan stunting di Sulawesi Barat.

Data Stunting Sulbar Berdasarkan Data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dimuat BKKBN Sulbar, angka stunting Sulbar berada di 33,8 persen dari 1.419.229 penduduk.

“Hasil diskusi bersama BKKBN adalah pentingnya berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam hal ini Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mengurai persoalan stunting di Sulbar,” kata Suraidah kepada media ini.

Menurut politisi Demokrat itu, upaya penanganan stunting harus dimulai dari pengawasan calon pengantin (catin) yang akan merencanakan punya anak.

“Perlu pendampingan dan edukasi dalam mempersiapkan kehamilan. Minimal catin memperhatikan tekanan darah dan memastikan asupan gizi terpenuhi. Karena salah satu penyebab stunting adalah ketika calon ibu tidak sehat. Jadi perlu pendampingan mulai dari KUA,” pungkasnya.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.