Media Platform Baru Sulawesi Barat

Kunjungan Dapil ke Kalukku, Ketua DPRD Sulbar Tinjau Program Aspirasi dan Dengar Curhat Masyarakat

0 110

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Ketua DPRD Sulawesi Barat Hj Sitti Suraidah Suhardi, melakukan kunjungan daerah pemilihan (Dapil) sekaligus tinjau program pekerjaan aspirasi pembangunan saluran Drainase di Lingkungan Ahuni Selatan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Senin (2/3/2023).

Suraidah disambut warga dan pemerintah setempat, juga antrasi pencak silat.

Nampak hadir Kepala Pemerintahan Kelurahan Bebanga Arbaing, S.E, Kepala Lingkungan Ahuni Selatan, Supardi, Kepsek SDN Ahuni dan Tokoh Masyarkat.

Selain meninjau program aspirasi, politisi Demokrat itu melakukan dialog dan mendengar keluh kesah warga Ahuni Selatan.

Kunjungan tersebut, merupakan kunjungan perdana di awal tahun 2023.

“Ini menjadi penting agar masyarakat tahu bahwa wakilnya itu ada gunanya, dan ada manfaatnya saat masyarakat memilih kemarin. Walupun mungkin belum begitu banyak yang bisa saya lakukan selama saya menjadi wakil mereka di parlemen,” tutur doktor ilmu komunikasi UIN Alauddin Makassar itu.

Kata Suraidah, kunjungan itu juga sebagai bentuk edukasi politik pada masyarakat dalam menentukan pilihan pada perhelatan politik.

“Memilih itu tidak hanya sekedar memilih, setelah memilih di TPS selesai persoalan, tidak seperti itu, tapi bagimana bisa betu-betul melihat karakter orang yang dipilih, melihat track recordnya seperti apa, apakah dia bisa dipercaya atau tidak, dan itu masyarakat bisa menilai,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai calon wakil rakyat hanya menawarkan program, selanjutnya masyarakat akan menilai sebelum menentukan pilihan.

Dalam kunjungan itu, Suraidah juga disambut para ibu-ibu majelis taklim. Dia berjanji akan memberikan bantuan kepada Ibu – Ibu Majelis Taklim Ahuni Selatan berupa Mesin Jahit untuk pemberdayaan.

Selain di Ahuni, Suraidah juga meninjau program aspirasi di Lombang-lombang, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.