Media Platform Baru Sulawesi Barat

Punya Nilai Ekonomi Tinggi, Hatta Harap Pemprov Jajaki Pengembangan Industri Olahan Daun Kelor

0 27

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Wakil Ketua Komisi DPRD Sulbar, Hatta Kainang, mengatakan tanaman daun kelor memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Karena itu, dia mengajak para petani di Sulbar mengembangkan tanaman tersebut.

Hal tersebut disampaikan Hatta usai mengunjungi pabrik pengolahan daun kelor PT Kelor Organik Indonesia atau PT KOI di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/8/2022).

Ia mengatakan petani bisa bekerja sama dengan pihak perusahaan dalam pemasaran kelor.

Harganya cukup menjanjikan, yakni di kisaran Rp 35 ribu hingga 50 ribu per kilogram.

“Peluang dan harga tanaman kelor di kisaran 35 ribu sampai 50 ribu kg, dengan kriteria daun hijau dan keras. Pihak perusahaan akan ber-MoU dengan petani ketika memiliki 1.000 pohon kelor, dengan alat pengolahan mesin,” kata Hatta.

Menurut Hatta, peluang tersebut cukup bagus bagi petani di Sulbar yang sudah terbiasa menanam kelor secara alami.

Apalagi, PT KOI baru menerima pasokan bahan daun kelor dari wilayah Palu dan Soppeng, Sulawesi Selatan.

Dia pun mengajak pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk menjajaki kerja sama tersebut.

“Ini bisa diterapkan di Sulbar. Kami berharap pemerintah provinsi Sulbar dan pemkab se-Sulbar menjajaki hal ini,” katanya.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.