Media Platform Baru Sulawesi Barat

Suraidah : Setelah Ramadhan, Disitu Ujian Kita Sebenarnya

0 29

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama RI secara resmi mengumumkan 1 Syawal 1445 Hijriyah bertepatan dengan hari Rabu tanggal 10/4/2024 pada sidang isbat yang digelar Selasa (9/4) malam di Jakarta. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas setelah menerima hasil laporan atas rukyatul hilal pada sejumlah titik di Indonesia.

Hasil pengumuman tersebut juga membuat seluruh umat Islam di Indonesia dari seluruh penjuru nusantara merasakan suka cita setelah melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tak terkecuali dengan masyarakat di Sulawesi Barat suasana sukacita itu dirayakan dengan beragam. Dibeberapa titik terpantau menggelar pawai obor. Sementara ditempat yang lain digelar sejumlah festival tabuh bedug seperti yang digelar di halaman Gedung Assamalewuang Majene.

Suasana berbeda tampak di Mamuju. Menyambut malam idul fitri tahun ini, rangkaian takbiran yang kerap diiringi dengan arak-arakan sejumlah warga rupanya ditiadakan. Namun nuansa idul fitri tetap berjalan dengan suka cita. Meski pada sejumlah ruas jalan mulai sepi lantaran warga yang mukim di Ibukota Sulawesi Barat itu telah ditinggal mudik beberapa hari yang lalu sejak libur akhir pekan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi menyampaikan pesan selamat merayakan Idul Fitri kepada segenap warga Sulawesi Barat. “Kepada seluruh rakyat Sulawesi Barat baik yang menyambut Idul Fitri di daerah ini maupun yang mudik ke kampung halaman, saya kirimkan salam selamat merayakan Idul Fitri ke 1445 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan bathin. Semoga momentum ini tak hanya menguatkan kita dalam suasana psikologis. Tetapi juga makin menguatkan kita Bersama dalam menapak perjuangan membawa daerah ini makin progresif dimasa mendatang. Bagi yang berkumpul dengan sanak family maksimalkan waktu yang ada sebelum kembali ke rutinitas kita,” ungkapnya.

Ketua DPC Demokrat Mamuju ini mengungkapkan tahun 2024 bukan tahun yang mudah bagi masyarakat Indonesia dan Sulawesi Barat pada khususnya. Karena kata dia, tahun ini rakyat sedang melalui situasi ekonomi, sosial dan termasuk politik.

“Itu semua berdampak pada rakyat. Misalnya situasi ekonomi kita hari ini mungkin tampak stabil. Tetapi ketika diamati lebih seksama, tidak sedikit warga kita yang masih butuh uluran tangan dari kita yang berkecukupan. Kemudian secara sosial, sebulan terakhir kita bisa merangkum sejumlah peristiwa-peristiwa kriminal, kecelakaan dan gesekan sosial tampak mudah tersulut. Ini butuh perhatian ada apa sebenarnya ditengah-tengah masyarakat hari ini. saat situasi ekonomi dilaporkan meningkat, tetapi disaat yang sama kondisi-kondisi miri situ juga terjadi beriringan. Kemudian ketiga, daerah ini mengalami masa transisi pemerintahan. Baru-baru ini kita melalui pemilihan legislative. Tidak lama lagi rakyat akan menyambut pemilihan kepala daerah dan gubernur. Kita butuh energi bersama agar proses politik ini bisa berjalan stabil tanpa mengakibatkan dampak atau ekses negative dalam perjalannya agar masyarakat juga dapat percaya bahwa proses-proses itu didalamnya ada komitmen bersama untuk mendorong daerah ini lebih maju,” urainya.

Olehnya politisi perempuan ini berharap, energi spiritual Ramadhan tetap terjaga hingga diluar Ramadhan. “Disitu ujian kita yang sebenarnya. Karena sebulan ini kita telah digembleng dengan segala tuntunan dan tuntutan Ramadhan. Semoga itu membentuk pribadi kita makin baik dari sebelumnya,” pungkasnya (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.