Media Platform Baru Sulawesi Barat

Air Mengepung, Warga Lingkungan Sederhana Matakali Pusing Mau Masak Buras Dimana

0 744

TELEGRAPH ID, POLMAN – Sehari sebelum hari raya idul fitri, banjir menggenangi rumah warga di Lingkungan Sederhana, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Polman. Sabtu (23/5/2020)

Arul salah seorang warga menuturkan, banjir sebelumnya hanya menggenangi area persawahan dan tambak ikan milik warga dan mulai masuk ke pemukiman pada malam hari. Meskipun semalam tak turun hujan, namun ketinggian air terus meningkat, kini sudah mencapai lutut orang dewasa.

Banjir yang terjadi merupakan luapan sungai Matakali. Intensitas hujan di hulu sungai mengakibatkan air di sungai kian meningkat.

“Air dari gunung ini turun di sungai Matakali, cuma tidak kuatmi tertampung di sungai jadi masukmi di kampung-kampung,” katanya.

Menurut Arul hal ini harus diperhatikan oleh pemerintah setempat, karena kejadian ini bukan kali pertama terjadi.

“Kita diapit oleh dua sungai besar yang ada di Matakali dan Labasan mungkin itu juga salah satu penyebabnya, jadi menurut saya hal ini perlu perhatian dari pemerintah untuk penanganannya, kemarin sungai Matakali sudah sempat di keruk tapi tetap saja banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Segara mengaku dibuat bingung dengan keadaan tersebut. Kata Segara, banjir datang jelang kesibukan warga menyiapkan segala kebutuhan lebaran Idul Fitri besok, sejumlah warga yang biasa memasak buras menggunakan kayu bakar dibuat pusing.

“Pusing ki ini tidak di tau mau masak di mana buras, karena bayak sekalimi air,” tutur Segara saat mengupas buah kelapa di kolom rumahnya.

Penggunaan kayu dalam memasak buras bagi warga sangat efisien sekaligus hemat biaya, rasa buras pun lebih enak. Dengan kondisi yang tidak memungkinkan, kata Segara, warga terpaksa harus memasak buras dengan kompor gas.

“Tidak di harap ini karena tadi malam tidak turun ji juga hujan, ya mudah-mudahan siang atau sore ini surut mi air,” harapnya.

(Khadafi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.