Media Platform Baru Sulawesi Barat

Baguna PDIP Sulteng – Sulsel Berbagi, Fandi: Duka Cita yang Dirasakan Masyarakat Kami Harus Hadir

0 184

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan kembali menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji ke pengungsi gempa bumi Sulbar. Kamis (21/1/2020).

Tak hanya menyisir sejumlah tenda pengungsian, kali ini juga diberikan kepada tahanan Polda Sulbar. Rombongan dipimpin wakil ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat Abdul Halim.

“Alhamdulillah bersama Bagian Sulteng dan Susel, hari ini kita berkesempatan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa, tadi tahanan di Polda Sulbar dan titik kedua di pengungsian,” kata Abdul Halim.

Sementara itu, Kepala Baguna PDI Perjuangan Sulteng Fandi Songo menerangkan, bantuan seperti ini adalah bentuk jati diri partai besutan Megawati Soekarnoputri, yaitu sebagai Partai wong cilik.

“Ada tagline besar di PDI Perjuangan itu bahwa menangis dan tertawa bersama rakyat. Sehingga ada suka cita kami bersama-sama dan terutama ada duka cita yang dirasakan masyarakat kami harus hadir di situ, karena, kami adalah partai yang benar-benar lahir dari rakyat,” tuturnya.

Kegiatan pembagian makanan telah dilakukan dua hari pasca gempa bermagnitudo 6.2 menggoncang Sulbar ada 1000 Kata Fandi tak hanya ke pengungsi, paket makanan juga diberikan kepada para relawan dan tenaga kesehatan.

“Untuk pengungsi sendiri kami antarkan langsung ke titik-titik pengungsian karena ada beberapa titik pengungsian, terutama titik pengungsian mandiri yang belum terdata, itu kami gunakan struktur kami mulai dari ranting, kemudian ke PAC selanjutnya ke kabupaten untuk melaporkan kepada kami di posko sini yang kemudian di follow up dengan menyajikan makanan siap santap,” bebernya.

Posko Baguna berada di komplek Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sulbar. Fandi mengatakan, sekitar 1200 makanan siap saji yang disiapkan di dapur umum dan di bagikan pada siang dan malam hari.

“Setiap harinya kami menyiapkan seribu paket itu yang kami antarkan, untuk di posko sendiri 200 setiap harinya, kurang lebih 1200-1300 kita siapkan perharinya. Dibagi dua kali makan 500 untuk makan siang, 500 untuk makan malam,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.