Media Platform Baru Sulawesi Barat

Pembangunan Mamuju Harus Berbasis Riset, Ado: Kerja Cepat Kerja Cerdas

0 30

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar perencanaan pembangunan di Kabupaten Mamuju sudah berbasis riset.

Hal itu disampaikan Ado Mas’ud, dalam kegiatan konsultasi publik rencana awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju Tahun 2022 di NAL Cafe, Kompleks Rumah Adat Mamuju. Senin (1/3/2021).

“Dalam rangka penyusunan RKPD ini agar kita secara obyektif, agar kita secara detail dan betul-betul apa yang terjadi di lapangan itu yang akan menjadi rencana kerja kita, tentu kita harus sepakat berbasis riset, survei,” jelas Ado Mas’ud.

Kata Ado, riset ini dilakukan untuk menghindari subyektivitas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat menyusun rencana kerja. Sehingga kehadiran pemerintah diharapkan mampu hadir dalam setiap masalah dasar yang dirasakan masyarakat.

“Kita tidak menginginkan teman-teman di OPD, misalnya, menyusun sebuah program berdasarkan pemahaman, keinginan atau berdasarkan seleranya dia, tidak berdasarkan situasi di lapangan,” paparnya.

“Sehingga alokasi anggaran kita yang dikelola di OPD, misalnya di Pertanian tidak bisa terukur, personal misalnya kita kekurangan bibit yang diperbanyak adalah pupuk, ternyata persoalan kita adalah bibit bukan puput,” sambungnya.

Apalagi kata Ado, Mamuju saat ini tengah diperhadapkan dengan situasi sulit. Pemerintah harus dituntut untuk segera menyelesaikan masalah dimana Mamuju yang porak-poranda akibat gempa Sulbar ditengah situasi Pandemi Covid-19.

“Di Pandemi tambah situasi gempa, ekonomi kita anjlok, bahwa memang pola kerja kita ini ya kerja cepat dan kerja cerdas. Syaratnya memang harus riset,” bebernya.

Ado juga berharap, agar seluruh pimpinan OPD membangun komunikasi kepada sejumlah lembaga vertikal untuk bisa meningkatkan kemampuan dalam mengelola sumberdaya alam yang di Mamuju.

“Kita ini punya potensi yang kadang kita sadari tapi tidak kita optimalkan, termasuk posisi kita sebagai Ibu kota provinsi, semua lembaga vertikal berkantor disini, ini yang kadang kita tidak berkoordinasi,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.