Media Platform Baru Sulawesi Barat

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Mamuju, Virtual Dua Tempat

0 557

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Melalui Via daring (Zoom) Wakil ketua MPR RI, Prof. Fadhel Muhammad, membuka Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang mengangkat tema ‘Penerapan empat pilar NKRI dalam proses Pilkada serentak 2020’
yang digelar di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2020).

Sosialisasi empat pilar tersebut diikuti kurang lebih 200 generasi milenial. digelar Via Zoom di dua tempat berbeda, titik pertama digelar di Venue Mall Matos Mamuju, Jalan Yos Sudarso dan Warkop Resensi di Jalan Ratulangi, Kota Mamuju. Pada.

Lewat Zoom Fadhel Muhammad menyinggung soal empal pilar kebangsaan (Pancasila, NKRI, UUD, Bhineka Tunggal Ika) kebangsaan yang jadi tiang dalm berbangsa sehingga milenial diharapkan tidak terlibat dalam ego sektoral.

“Untuk kita NKRI adalah harga mati, provinsi dan kabupaten hanya sebagai bentuk pelayanan kebawah, sehingga melalui pilar kebangsaan kita harapkan generasi muda dapat lebih memahami tanggung jawabnya,” ujarnya

Selain itu Fadhel Mohammad menyinggung soal pilar Pancasila yang harus hadir dalam proses demokrasi sehingga melahirkan pemimpin yang dapat berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Wujud Pancasila itu harus hadir dalam Visi Misi mereka, yang berketuhanan sehingga dapat adil bagi seluruh rakyatnya, sistem demokrasi yang lebih mengedepankan gagasan tidak secara prakmatis,” Legislator yang juga mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Sedangkan anggota MPR RI Dapil Sulawesi Barat, Ajbar menjabarkan Pilar Demokrasi dimana dalam momentum Pilkada, generasi muda diharapkan mengenali spesifik dan Visi Misi kandidat.

Anggota DPD RI Ajbar (Tengah) dalam sosialisasi empat pilar MPR RI

Ajbar juga memaparkan citi mengenali peminpin yakni diukur dari caranya membuat kesejahteraan bagi masyarakat, yang dapat diikut dengan pendapat perkapita.

“Kita harap generasi muda semakin paham terkait kandidat yang berkontestasi, sehingga anak muda harus menggali itu, harapan saya milenial jadi pilar demokrasi itu, siapapun dia harus memiliki trek rekor yang jelas sebabagi calon pemimpin, dan generasi muda bisa mengkampanyekan Pilkada Damai,” tutupnya.

(SG/ILU)

Leave A Reply

Your email address will not be published.