Media Platform Baru Sulawesi Barat

Kinerja 100 Hari Dinilai Berhasil, Sutinah: Ini Langkah Awal

0 428

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Menginjak 100 hari pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi dan Ado Mas’ud dinilai berhasil menangani proses pemulihan pasca bencana gempa bumi.

Sejak awal, pemerintahan Tina-Ado sudah diperhadapkan dengan berbagai persoalan yang harus diselesaikan: penanganan pandemi covid-19 dan masa pemulihan setelah Mamuju di goncang gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo.

Program manager ADRA Indonesia, Non-Governmental Ray mathias mengapresiasi kinerja Tina-Ado. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mamuju merupakan salah satu daerah yang benar-benar telah memberikan kemudahan terhadap upaya mereka melakukan misi kemanusiaan

“Baru 100 hari sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah apa lagi jika sudah berlangsung selama 1000 hari kedepan, tentu akan lebih banyak lagi perubah,” kata Ray acara seratus hari kepemimpinan bupati dan wakil bupati Mamuju, di Kantor Bupati sementara, Sapota, Anjoro Pitu, Kelurahan Karema, Mamuju. (7/6/2021).

Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi menjelaskan, kerja pertama dimulai dari upaya penanganan bencana, dengan menyatukan sumberdaya dari internal pemerintah dengan lembaga mitra yang disusun melalui pembentukan Satgas dan diteruskan dengan kelompok kerja (pokja).

“Hasilnya kurang lebih 78 lembaga mitra dapat bersinergi dengan baik dalam menyalurkan segala bentuk bantuan ke Mamuju,” kata Sutinah.

Sutinah Suhardi menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah bahu-membahu memberikan supporting, utamanya kepada semua lembaga mitra.

Tina begitu dia disapa menilai, ketulusan dari semua yang terlibat dalam lembaga mitra telah sangat membantu pemerintahan yang dipimpinnya.

Apresiasi juga diberikan atas kebersamaan TNI/Polri serta semua lembaga Forkopimda yang telah membangun sinergi dalam melaksanakan agenda pembangunan di seratus hari pertamanya memimpin Bumi Manakarra.

“100 hari pemerintahan yang kami pimpin tentu bukanlah “endgame” atau akhir dari segalanya, melainkan langkah awal untuk terus memberikan yang terbaik bagi bumi manakarra,” jelas Tina.

Bupati perempuan pertama di Mamuju ini juga memberikan atensi kepada jajaran OPD yang juga telah bekerja maksimal dalam melaksanakan tugas, terlebih dimasa tanggap darurat, sejumlah OPD teknis diakui telah diperintahkan melakukan “jemput bola” dan hasilnya dinilai cukup baik dan telah memberikan harapan kemajuan kinerja diwaktu mendatang.

Meski selama ini program lebih banyak terkonsentrasi pada upaya untuk menangani dampak bencana, namun kedepanya program Mamuju Keren akan dilakukan secara universal, sehingga dapat dirasakan oleh semua masyarakat di sebelas kecamatan. (Adv/Diskominfosandi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.