Media Platform Baru Sulawesi Barat

Kutuk Penganiayaan Yus Yunus, KAMMI Sulbar Desak Kepolisian Bersikap Tegas

0 736

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Kejadian tragis yang menimpa Yus Yunus pria asal Polman, Sulbar yang tewas dikeroyok massa di Nabire, Papua menuai kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Sulbar.

Yus Yunus tewas diamuk massa setelah dituduh menabrak seorang pemotor dan seekor babi hari minggu lalu.

Dalam video viral yang beredar di media sosial, terlihat korban Yunus diamuk massa dihadapan aparat kepolisian

Ketua Bidang Kebijakan Publik KAMMI Wilayah Sulbar Afdal Reski, mengecam tindakan yang dinilai tidak berprikemanusiaan tersebut.

“Kami mengutuk keras tindakan yang tidak berprikemanusiaan tersebut. Kepolisian harus segera menuntaskan kasus ini, dengan menangkap para pelaku. Kapolri juga mesti mengevaluasi anggotanya yang ada pada tempat kejadian,” tegas Afdal. Jumat, (28/2/2020).

“Yang menjadi pertanyaan bagi saya, kenapa korban sampai meninggal dunia sedang dalam video yang kita liat banyak aparat kepolisian yang berada disana,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Umum KAMMI Wilayah Sulbar Ilhamuddin, menegaskan, kasus ini penting disikapi. Kapolri harus tegas dalam menyelesaikan perkara ini. Menurutnya, jika kepolisian tidak mengambil langkah tegas maka dikhawatirkan akan berujung pada isu SARA.

“Saya turut berduka cita atas kejadian ini hingga menewaskan salah seorang warga Sulbar kehilangan nyawa. Kapolri bersama aparat kepolisian harus mengambil langkah tegas,” ujarnya.

“Kami menganggap masalah ini bisa meluas dan berujung konflik SARA. Pemerintah harus betul-betul serius menyelesaikan kasus ini. Dan tentu kita tidak ingin itu terjadi,” tutup Ilham.

(ILU)

Leave A Reply

Your email address will not be published.