Media Platform Baru Sulawesi Barat

Maksimalkan Penanganan Kebersihan, Tiap Kelurahan Bakal Terima Dana Rp 370 Juta

0 89

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Seluruh instansi Kelurahan di wilayah Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mamuju, tahun ini akan menerima alokasi dana sebesar Rp.370 juta.

Dana yang diglontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk memaksimakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk Kabupaten Mamuju terdapat 13 Kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Mamuju, Kalukku dan Tapalang yang akan menerima anggaran tersebut.

Bupati Mamuju H. Habsi Wahid menerangkan, dengan dana itu diharapkan menjadi jawaban atas harapan para lurah, yang selama ini sangat berkeinginan dapat bekerja optimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan dukungan dana ini kita berharap semua lurah akan bekerja lebih baik, termasuk dalam mendukung gerakan Mamuju Mapaccing,” terang Bupati.

Lebih lanjut Habsi meminta, setiap lurah dapat menambah armada kebersihan, utamanya kendaraan roda tiga, sebagai alat pengangkut sampah dari rumah ke rumah, sehingga tak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani.

“Jadi sekarang lorong – lorong itu tanggung jawab kelurahan, sedangkan jalan utama itu menjadi tugas DLHK, dan untuk memaksimalkan pengangkutan sampah baiknya setiap kelurahan membuat jadwal khusus sehingga tak ada masyarakat yang mengeluh kenapa sampah tidak diangkut,” tuturnya.

“Sebaiknya seminggu sekali lurah wajib melakukan pertemuan bersama masyarakat untuk membahas Mamuju Mapaccing dan melakukan bersih – bersih lingkungan,” Tandasnya.

Sementara itu, Lurah Simboro Ilham mengaku, sangat bersyukur dengan adanya dana APBN yang bisa digunakan untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat, terlebih dana tersebut dapat di intervensi untuk mengatasi persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.

“Hal tersebut akan semakin memotivasi, hingga masyarakat yang memang sudah sangat proaktif terhadap Mamuju Mapaccing,” ujarnya.

(RLS/BOS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.