Media Platform Baru Sulawesi Barat

Sesosok Mayat di Temukan Dengan Botol Racun Nyaris Habis Tergeletak di Samping

0 397

TELEGRAPH.ID, PASANGKAYU – Sesosok mayat ditemukan warga di kebun kelapa sawit di Dusun Jono, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Jumat (1/5/2020) sekira pukul 09.00 Wita.

Mayat yang belakangan diketahui bernama H. Patarai, (47 tahun) seorang petani yang beralamat di Dusun Muhajir Desa Jengeng Kecamatan Tikke Raya ditemukan pertama kali oleh Arpinah warga setempat.

Arpinah yang saat itu hendak ke kebun untuk memungut berondolan (buah sawit) melihat seseorang tergeletak di tanah dan tidak bergerak, memudian dia menghampiri dan melihat dari mulut dan hidung mayat tersebut sudah mengeluarkan busa.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara AKP Pandu Arief Setiawan, mengatakan, melihat hal tersebut saksi berlari kerumahnya dan menyampaikan ke warga sekitar dan Bhabinkamtibmas Desa Tikke Brigpol Ardianto. Kemudian bersama-sama melihat ke TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mamuju Utara untuk ditindak lanjuti oleh Sat Reskrim.

“Saat kami melakukan Olah TKP ditemukannya mayat seorang lelaki yang kemudian diketahui bernama H. Patarai, petani yang beralamat di Dusun Muhajir Desa Jengeng Kecamatan Tikke Raya. Disamping mayat ditemukan satu buah botol racun tanaman yang tutupnya sudah terbuka dan isinya tinggal sedikit,” ungkapnya.

Selain itu, polisi juga menemukan satu tutup botol yang berisi serbuk racun hama. Setelah melakukan olah TKP selanjutnya mayat tersebut dievakuasi ke Puskesmas Tikke untuk dilakukan visum et repertum di Rumah Sakit Ako Pasangkayu.

Setelah dilakukan visum, kata Pandu, ternyata hasilnya tidak ditemukan luka terbuka ataupun luka lebam pada tubuh mayat. Busa yang keluar dari hidung dan mulut diduga efek dari keracunan.

“Dugaan awal saat ini korban meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara meminum racun tanaman dicampur serbuk racun hama (terdapat sisa serbuk racun di sekitar mulut dan dagu mayat,” tutupnya.

(ILU/HMS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.