Media Platform Baru Sulawesi Barat

Tak Hanya Syarat Wajib, Adnan Nota: Kita Coret Kalau Tidak Mengikuti Pendidikan MKNU

0 642

TELEGRAPH.ID, POLMAN – Sejumlah kiai, dan tokoh masyarakat di Provinsi Sulbar berencana mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan Ke Dua.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 14 sampai 15 Februari 2020 dan dilaksanakan di Aula Rujab Bupati Polman.

Ketua Tanfidziyah PW NU Sulbar Adnan Nota mengatakan, MKNU merupakan syarat seorang kader untuk menjadi pengurus NU di berbagai tingkatan. Hal ini merujuk Anggaran Dasar NU yang ditelurkan dalam Muktamar Ke-33 NU di Jombang tahun 2015.

“MKNU adalah pendidikan ke kaderan yang menjadi hal wajib harus diikuti oleh seluruh kader Nahdliyin, utamanya bagi kader struktural NU. Karena dari pendidikan MKNU ini diharapkan tidak saja melahirkan militansi tetapi jauh lebih penting bagaimana mengelola organisasi NU dengan baik,” tuturnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Majene Itu menerangkan, MKNU menjadikan organisasi ini tambah jaya dan modern. Para pemateri datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Islam Nusantara menjadi salah satu materi pokok. Karena itu saya selaku ketua Tanfidziah NU Sulawesi Barat tidak ragu melaksanakan instruksi PBNU yang mewajibkan pengurus NU untuk mengikuti MKNU dan akan kita tangguhkan kepengurusannya bahkan kita coret kalau tidak mengikuti pendidikan MKNU,” tegasnya.

Satu Alumni Pertama MKNU Polewali
Muhammad Ismail bersyukur karena telah mengikuti MKNU, menurutnya, banyak pemahaman yang didapatkan “Bagi kader-kader muda NU sangat rugi lah, kalau tidak ikut MKNU yang akan dilaksanakan nanti,” ungkapnya.

(DAFI/ALAM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.