Media Platform Baru Sulawesi Barat

Ketua PW Muhammadiyah Sulbar: Bupati Mamuju Penuhi Tiga Fungsi Ulil Amri

0 491

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah provinsi Sulawesi Barat Ustad DR. Wahyun Mawardi menilai, kepemimpinan Bupati Mamuju H.Habsi Wahid dan wakilnya H.Irwan SP Pababari telah sangat baik dalam menjalankan roda pemerintahan jika dilihat dari sudut pandang agama.

Hal itu diutarakannya diatas mimbar saat didaulat sebagai Khatib dalam pelaksanaan shalat ied di Anjungan Pantai Manakarra. Minggu (11/8/2019).

Wahyun menegaskan, dari kacamata agama Islam, terdapat tiga fungsi dan tanggung jawab pemerintah atau ulil amri yang telah dilakukan oleh Bupati Mamuju.

Yang pertama kata dia, seorang pemimpin harus senantiasa mengajak pada kebaikan, itu selalu dilakukan Bupati Mamuju dengan berbagai programnya seperti gerakan shalat subuh berjamaah, Mamuju Mapaccing ataupun pembinaan TPA di semua kecamatan.

“Yang kesemuanya telah mengarahkan masyarakatnya untuk senantiasa berjalan pada kebaikan,” kata Wahyu seusai pelaksanaan shalat ID.

Kedua, pemimpin harus mendorong peningkatan kualitas ekonomi masyarakat, salah satu buktinya adanya upaya Bupati untuk menjadikan masyarakatnya sebagai Muzakki atau orang yang dikenai kewajiban untuk membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai haul dan nizab.

“Sudah barang tentu mereka yang berzakat telah baik secara ekonomi,” kata Wahyun.

Dan yang ketiga adalah pemimpin harus mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakatnya, hal ini juga sudah dibuktikan dengan sinergi bersama jajaran penegak hukum seperti Polda

“Mamuju sampai saat ini aman dan tentram tidak sama dengan beberapa daerah lain yang bahkan masih sulit melaksanakan ibadah dengan tenang karena daerah mereka tidak aman,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Mamuju H.Habsi Wahid mengucapkan terimakasih atas atensi tentang kepemimpinannya yang dinilai positif, dirinya menganggap hal tersebut adalah buah dari konsistensi pemerintah daerah secara kolektif dan dukungan dari semua pihak.

“Saya kira kita hanya berusaha bekerja dengan baik dan tulus, nanti biar masyarakat yang nilai” ujarnya.

Penilaian dari tokoh agama diatas dianggapnya adalah pandangan yang disampaikan dari hasil pengamatan yang objektif atas apa yang memang telah dilakukan pemerintah daerah selama ini.

Namun demikian ia menegaskan akan menjadikan penilaian tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat Mamuju.

(Ipenk/Hms)

Leave A Reply

Your email address will not be published.