Media Platform Baru Sulawesi Barat

KPID Sulbar Lakukan EUCS PT Mavima TV

0 28

TELEGRAPH.ID, POLMAN – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar melakukan monitoring sekaligus Evaluasi Uji Coba Siaran (EUCS) terhadap Lembaga Penyiaran Berlangganan PT. Mandar Visual Mandiri (Mavima) Tinambung sebelum dikeluarkannya Izin Penyelenggaran Penyiaran Tetap. Senin, 13/01/2020.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Komunikasi dan informatika Republik Indonesia Nomor 7/ JDPPI.4/P.I.03.03/01/2020 tentang pemberitahuan pelaksanaan Evaluasi Uji Coba Siaran (EUCS), tanggal 7 Januari 2020.

Menurut anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sulbar, Ahmad Syafri Rasyid, EUCS merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh LPP untuk mendapatkan IPP Tetap.

Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kominfo No.18 Tahun 2012 tentang Persyaratan dan tata cara perizinan Penyelenggaraan Penyiaran.

Menurutnya, EUCS yang dilakukan KPID, adalah amanah pasal 51 Kepmen Kominf.18 Tahun 2012. Sebagai salah satu tim EUCS, tugas dan fungsi KPID yg harus dilaksanakan untuk menilai apakah lembaga penyiaran tersebut dibolehkan atau tidak dibolehkan untuk mendapatkan IPP Tetap.

“KPID Sulbar akan memberikan penilai terhadap LPP Mavima Tinambung, apakah sesuai dipersyaratkan atau tidak hasil akhirnya akan dikeluarkan Kominfo RI pada tanggal 21/01/2020 di Bogor Jawa Barat,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Perizinan KPID Sulbar, Masram, SE menyebutkan Tim KPI/KPID melakukan evaluasi terhadap aspek program siaran terkait kelengkapan dan kesesuaian program siaran.

Selain PT. Mavima Tinambung, tahun ini KPID Sulbar menargetkan 5 Pelaku usaha TV Kabel, akan segera menyusul untuk EUCS guna mendapatkan IPP Tetap.

“KPID Sulbar sudah menfasilitasi pendaftaran IPP melalui OSS, dan untuk memastikan untuk terpenuhinya persyaratan yang dikirimkan ke Kominfo RI, KPID Sulbar melakukan pemantauan isi siaran sekaligus EUCS, kita akan berupaya agar PT. Sipatuo Visual Mamasa, PT. Salongan Majene, PT. Mamuju Tengah TV dan PT. Pasangkayu TV serta PT Aralle TV, dimana Tahun 2019 lalu baru mengantongi IPP sementara agar dapat mendaoatkan IPP Tetap di tahun 2020 ini,” tutur tokoh senior Hipermaju ini.

Pemilik PT. Mavima Tinambung, Muhammad Zidiq, mengharapkan agar proses ini menjadi bagian penting, TV Kabel yang dikelola dapat segera mendapat izin tetap dari Kominfo.

“Harapan saya agar KPID Sulbar dapat menfasilitasi terbitnya IPP Mavima sehingga kami aman dalam mengoperasikan usaha tv kabel ini,” harap Muhammad Zidiq.

Dalam UECS, ini hadir Ketua dan Anggota KPID Sulbar, April Ashari, Budiman Imran, Sri Ayuningsih dan Urwa didampingi Muhammad Zidiq dan Sulaiman dari PT Mavima Tinambung.

(ILU/HMS KPID)

Leave A Reply

Your email address will not be published.