Media Platform Baru Sulawesi Barat

Soal Warga yang Dikarantina, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas Mapilli

0 1.771

TELEGRAPH.ID, MAMUJU – Kepala Puskesmas Kecamatan Mapilli, Saldi Kursani menerangkan, karantina yang dilakukan terhadap Munasir merupakan inisiatif bersama dengan keluarga Munasir.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah polemik ditengah masyarakat. Munasir merupakan warga Lampa Toa Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman yang baru tiba dari Makassar, Sulsel.

“Kan ditolak oleh warga, keluarganya datang karena kebetulan keluarga (Munasir) itu pembersih di kantor. Kebetulan ada perumahan di kantor kosong satu, saya anggap dari pada berlarut-larut saya bilang lebih baik sekalian di bawa kesini di perumahan,” tutur Saldi dihubungi via telepon. Minggu (17/5/2020).

Setelah menyiapkan tempat karantina, kata Saldi, pihak keluarga pun menyanggupi untuk menyiapkan segala kebutuhan Munasir selama dikarantina. Itu karena anggaran karantina di puskesmas tidak tersedia.

“Keluarga (Munasir) bilang nantipi saya urus yang penting ada tempat ditempatkan ini keluargaku, nanti saya antarkan makanan, antarkan tempat tidur,” ungkap Saldi.

Lebih lanjut Saldi mengatakan, langkah itu sekali lagi untuk mencegah polemik di masyarakat dan atas inisiatif bersama dengan keluarga Munasir, sekaligus membantah jika Munasir tidak terurus selama masa karantina. Kata Saldi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak tim gugus tugas Kabupaten Polman.

“Memang saya carikan tempat sambil berkoordinasi dengan tim gugus kecamatan dan gugus kabupaten untuk itu,” paparnya.

Pada pemberitaan sebelumnya diberitakan, Munasir curhat ke media ini, menilai pihak terkait atau Puskesmas Mapilli tidak memberikan perhatian saat dirinya dikarantina.

(ILU)

Leave A Reply

Your email address will not be published.